Pembuka Rezeki


sholat

Saya selalu merasa sangat beruntung telah mendapatkan petuah ini dari ayah saya ustad H. Suhud, yang selalu dia ingatkan lagi berulang-ulang kepada saya di setiap perbincangan kami pertelphone…. (maklum beliau di Pasuruan.. sementara saya di Jakarta).

“Anakku.. sehebat apapun karir dan bisnismu..
Kamu tidak akan pernah bisa membeli sorga dengan semua itu…
Karena sorga hanya bisa kau dapatkan dengan rahmat (belas kasih) Allah SWT..

Anakku.. Kamu hanya perlu berkomitmen penuh atas 4 jaminanmu seperti yang selalu kamu ucapkan dalam doa iftitah di awal shalatmu.. (“inilah shalatku ya Allah, inilah ibadahku, inilah hidupku.. dan inilah matiku ya Allah.. semua itu hanya untuk Mu Tuhan penguasa Alam”).. Artinya, Kamu sendiri yang meminta Tuhanmu untuk mengevaluasi 4 hal tersebut. Apa betul 4 hal jaminan tersebut benar-benar kita upayakan untuk Nya.

Sehingga upayamu untuk meminta sorgamu seperti yang selalu kamu pinta dalam 3 ayat terakhir Al Fatihah disetiap shalatmu akan di aamiin-kan oleh seluruh malaikatNya.. (“Ya Allah.. hanya kepadaMu aku menyembah.. dan hanya kepadaMu pula aku meminta.. Tunjukkan jalan yang benar bagiku ya Allah.. yaitu jalan bagi orang yang Kau muliakan dengan nikmatMu (di sorgaMu).. dan bukan jalan bagi orang-orang sesat dan Kau murkai (di nerakaMu)..

Jadikan semua upayamu membangun karir dan kesuksesan sebagai jalanmu menggapai sorga. Sehingga semua hambatan dan tantangan yang kamu hadapi akan mendapatkan semua kemudahan yang kamu butuhkan dengan khusyuk meminta kepada Tuhanmu di penghujung shalatmu. Ucapkan permohonanmu dengan khidmat..

Rabbighfirlii : “Ampuni aku ya Allah”
(karena aku masih jauh dari perintah Mu)

warhamnii : “Kasihani aku ya Allah”
(walaupun aku masih belum bisa mendahulukan Mu atas semua urusanku)

wajburnii : “Tutupi aibku ya Allah”
(agar orang-orang tidak membesar-besarkan kelemahanku)

warfa’nii : “Tinggikan derajatku ya Allah”
(agar orang-orang tidak memandang rendah diriku)

warzuqnii : “Mudahkan rezekiku ya Allah”
(walaupun aku belum pandai menafkahkan hartaku di jalanmu)

wahdinii : “Bimbing aku ya Allah”
(agar aku senantiasa berada di jalan yang lurus menuju sorgamu dan tidak tersesat menuju kejatuhanku)

wa’aafinii : “Sehatkan aku ya Allah”
(karena aku tidak pernah sanggup menahan pedihnya sakit yang engkau turunkan kepadaku)

wa’fuanii : “Maafkan aku ya Allah”
(kalau semua permintaanku ini belum sebanding dengan semua ibadah dan imanku kepada Mu)

Oleh karena itu anakku, khusyukkan shalatmu dengan berusaha keras semampumu untuk mengerti arti dan memahami semua dialog di dalam shalatmu.. ucapkanlah semuanya dengan santun dan penuh hormat.. karena sesungguhnya saat itu kamu sedang mendapatkan kehormatan untuk berhadapan dan berbicara langsung dengan Tuhanmu tanpa perantara siapapun.. disaksikan oleh seluruh malaikatNya..

Sampaikan pujianmu sebaik yang engkau bisa berikan ketika Ruku “Maha suci Engkau ya Allah, lagi maha agung Engkau. Untuk itulah aku memujimu ya Allah”.

Begitu juga saat sujud.. berikan sujud terbaik yang engkau bisa persembahkan.. Sampaikan pujianmu sebaik yang engkau bisa berikan saat itu.. “Maha suci Engkau ya Allah.. lagi maha tinggi Engkau.. Untuk itulah aku memujiMu ya Allah “.

Khusyukkan ruku’mu.. khusyukkan sujudmu.. lakukan sebaik yang engkau bisa persembahkan saat itu.. karena saat itulah Dia akan perintahkan seluruh malaikatNya untuk mengamini semua doamu.. ucapkan dengan sepenuh hatimu.. dengan sebaik yang engkau bisa lakukan..

Khusukkan doamu diantara dua sujud.. karena itu permohonanmu atas kebaikan dunia akhiratmu.. bagaimana kamu berharap Allah akan mengabulkan semua permintaanmu.. kalau kamu melakukannya dengan cara yang tidak patut..

Oleh karena itu, selalu jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu.. sabar untuk tidak pernah menyerah dalam menebar kebaikan bagi orang-orang disekelilingmu.. semampumu.. dan shalatlah yang khusyuk untuk mendapatkan kemudahan dari Allah SWT dengan semua rahmat yang akan Dia turunkan dalam upayamu untuk meraih kebaikan dunia dan akhiratmu..

Anakku.. kamu tidak perlu ragu akan janji Allah, karena dia bukan zat lemah yang mudah mengingkari apa yang sudah dijanjikan.. Allah sendiri yang menggaransinya dalam Al Baqarah 186 yang berbunyi “. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka memenuhi segala perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran..’

Begitu juga dengan janji Allah kepada kita semua dalam Al Quran 65:2-3 “… Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan selalu menyediakan jalan keluar (dari setiap masalah) baginya. Dan Allah akan selalu memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan selalu mencukupkan semua kebutuhannya..”

Saya sendiri melihat .. bahwa shalat adalah presentasi terbaik kita kepada Allah SWT untuk membuat semua doa yang kita ajukan kepadaNya di kabulkan atau tidak. Karena saat itulah kita langsung berhadapan dengan Sang Penguasa Alam Semesta ini, disaksikan oleh seluruh malaikatNya tanpa perantaraan siapapun.

Dengan meningkatkan kesungguhan kita dalam manjalaninya, maka memuliakan orang tua adalah langkah berikutnya agar orang tua kita juga ridha atas kita. Dimana seperti kita ketahui bersama, ridha Allah akan turun ketika orang tua kita juga ridha kepada kita.

Meskipun saat ini saya sendiri masih tertatih-tatih dalam menjalaninya.. dan masih harus banyak belajar dan berlatih lebih keras lagi untuk istiqomah dalam menjalankan semua ini.. tetapi semua kemudahan sudah mulai berdatangan menghampiri hidup saya, begitu juga dengan sahabat-sahabat saya yang juga sedang belajar menerapkan wejangan sederhana ini.. Berjuang terus dengan sabar tanpa kenal menyerah.. yang dibarengi dengan shalat yang kita upayakan sekhusyuk mungkin yang bisa kita lakukan.. ternyata membuat semua upaya tersebut jauh lebih mudah dan lebih besar lagi hasilnya.. Saya tidak usah menceritakan saya sudah dapat berapa dari kunci rahasia ini, sahabat-sahabat saya yang juga baru belajar mempraktekkannya dalam bisnisnya pun omzetnya melesat belasan milyar perbulannya dalam waktu singkat.

Oleh karena itu.. kepada para sahabat yang sedang berjuang meretas sukses bagi kehidupannya dan orang-orang yang dicintainya.. Jangan pernah menyerah.. dan terus jadikan shalatmu sebagai proposal turunnya rahmat Allah SWT untuk memudahkan semua langkahmu dalam menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat.. Dan muliakan orang tua kita agar dengan keridhaan mereka. Maka Allah juga ridha untuk menghapus seluruh status PENDING REVIEW semua doa dan permintaan kita karena menunggu keridhaan orang tua kita. Dan bagaimana orang tua akan ridha dengan kita kalau kita tidak memuliakan mereka.

Tentu saja, kami mohon juga budi baik rekan-rekan untuk menshare petuah sederhana ini.. agar menjadi amal jariyah buat kita semua yang mensharenya.. dan mempraktekkannya.

Sumber :Laksita Utama Suhud

salah ketik bikin berantem


hasil copas dari “Jalan Tikus”

1. Kalau Capek yang Gak Usah Ngatain

2. Masa Alay-nya Belum Tuntas

3. Ini Sih Anak yang Durhaka

4. Melek Keleuuss

5. PHP Level = Typo

6. Kamu Lagi *ete Sama Siapa Yank?

7. Terlalu Posesif si Cewek Satu Ini

8. Harus Ganti Hape Kayaknya Nih Orang

9. Beda Loh Ya Arti dari Baby dan Babi

10. Bentar Mah, Aku Lagi Ne*enin Temen

DIALOG RASULULLAH DAN IBLIS / Perlu disimak untuk muslimin dan muslimat !!!


setan

Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.

Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.

Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.

Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.

Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi (1) :

“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”

Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.

Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.

Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.

Pertanyaan Nabi (2) :

“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”

Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.

Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.

Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.

Pertanyaan Nabi (3) :

“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?

Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.

Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.

Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.

Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.

Pertanyaan Nabi (4) :

Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”

Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.

Pertanyaan Nabi (5) :

“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”

Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.

Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.

Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.

Pertanyaan Nabi (6) :

“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”

Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.

Pertanyaan Nabi (7) :

“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”

Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.

Pertanyaan Nabi (8) :

“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”

Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah

sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.

Pertanyaan Nabi (9) :

“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”

Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.

Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.

Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.

Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.

Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.

Pertanyaan Nabi (10) :

“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”

Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.

Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.

Pertanyaan Nabi (11) :

“Siapa yang serupa denganmu?”

Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.

Pertanyaan Nabi (12) :

“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”

Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.

Pertanyaan Nabi (13) :

“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”

Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.

Pertanyaan Nabi (14) :

“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”

Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.

Pertanyaan Nabi (15) :

“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”

Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.

Pertanyaan Nabi (16) :

“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”

Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.

Pertanyaan Nabi (17) :

“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”

Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.

Pertanyaan Nabi (18) :

“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”

Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.

Pertanyaan Nabi (19) :

“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”

Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.

Pertanyaan Nabi (20) :

“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”

Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.

(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar, Muhasabah Kiat Sukses Introspeksi Diri, Penerbit Difa Press, September 2006)

30 ORANG YANG PERTAMA DALAM ISLAM tahukah anda


30

1. Orang yang pertama menulis Bismillah : Nabi Sulaiman AS.

2. Orang yang pertama minum air zamzam : Nabi Ismail AS.

3. Orang yang pertama berkhatan : Nabi Ibrahim AS.

4. Orang yang pertama diberikan pakaian pada hari qiamat : Nabi Ibrahim AS.

5. Orang yang pertama dipanggil oleh Allah pada hari qiamat : Nabi Adam AS.

6. Orang yang pertama mengerjakan saie antara Safa dan Marwah : Sayyidatina Hajar (Ibu Nabi Ismail AS).

7. Orang yang pertama dibangkitkan pada hari qiamat : Nabi Muhammad SAW.

8. Orang yang pertama menjadi khalifah Islam : Abu Bakar As Siddiq RA.

9. Orang yang pertama menggunakan tarikh hijrah : Umar bin Al-Khattab RA.

10. Orang yang pertama meletakkah jawatan khalifah dalam Islam : Al-Hasan bin Ali RA.

11. Orang yang pertama menyusukan Nabi SAW : Thuwaibah RA.

12. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan lelaki : Al-Harith bin Abi Halah RA.

13. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan wanita : Sumayyah binti Khabbat RA.

14. Orang yang pertama menulis hadis di dalam kitab / lembaran : Abdullah bin Amru bin Al-Ash RA.

15. Orang yang pertama memanah dalam perjuangan fisabilillah : Saad bin Abi Waqqas RA.

16. Orang yang pertama menjadi muazzin dan melaungkan adzan: Bilal bin Rabah RA.

17. Orang yang pertama bersembahyang dengan Rasulullah SAW : Ali bin Abi Tholib RA.

18. Orang yang pertama membuat minbar masjid Nabi SAW : Tamim Ad-dary RA.

19. Orang yang pertama menghunuskan pedang dalam perjuangan fisabilillah : Az-Zubair bin Al-Awwam RA.

20. Orang yang pertama menulis sirah Nabi SAW : Ibban bin Othman bin Affan RA.

21. Orang yang pertama beriman dengan Nabi SAW : Khadijah binti Khuwailid RA.

22. Orang yang pertama mengasaskan usul fiqh : Imam Syafei RH.

23. Orang yang pertama membina penjara dalam Islam: Ali bin Abi Tholib RA.

24. Orang yang pertama menjadi raja dalam Islam : Muawiyah bin Abi Sufyan RA.

25. Orang yang pertama membuat perpustakaan awam : Harun Ar-Rasyid RH.

26. Orang yang pertama mengadakan baitul mal : Umar Al-Khattab RA.

27. Orang yang pertama menghafal Al-Qur’an selepas Rasulullah SAW : Ali bn Abi Tholib RA.

28. Orang yang pertama membina menara di Masjidil Haram Mekah : Khalifah Abu Ja’far Al-Mansur RH.

29. Orang yang pertama digelar Al-Muqry : Mus’ab bin Umair RA.

30. Orang yang pertama masuk ke dalam syurga : Nabi Muhammad SAW.

✔ Rugilah kalau tak SHARE sebab hanya 1 peluang dakwah yang MUDAH. . . Jom share !!! Sebarkan…

Wallahualam

Dalam 4-5 Hari Perut kempes ayo buktikan


Memiliki perut rata mungkin menjadi dambaan Anda yang kini hanya angan-angan saja. Apalagi jika Anda tidak melakukanlatihan fisik karena sibuknya pekerjaan, dan hanya mengandalkan batasan asupan makanan sehari-hari saja.

Tapi ahli gizi Cynthia Sass membuat resep minuman yang akan membakar lemak di perut dalam waktu singkat, hanya empat hari saja. Minuman menakjubkan untuk meratakan perut ini disebut sebagai “Sassy Water”.

Minuman lezat dan ajaib ini dinamai seperti penciptanya. Air Sassy adalah minuman yang sangat kuat dan juga dapat menyegarkan, merevitalisasi, mengandung kalori yang rendah, membantu gas keluar dari tubuh, dan menenangkan sistem pencernaan.

Dan untuk memiliki perut rata, penting bagi Anda juga untuk menghindari permen, makanan ringan (snack), makanan berminyak selama 4 hari, dan pastikan Anda minum Sassy Water. Dianjurkan untuk makan buah-buahan dan sayuran yang mengandung sejumlah besar air seperti melon, semangka, dan lainnya. Alasan di balik itu adalah untuk menghindari terjadinya sembelit dan perut kembung.

Penasaran apa bahan dari Sassy Water yang akan membantu Anda memiliki perut rata? Berikut daftar bahan-bahannya:

1. Delapan gelas air
2. Satu sendok teh jahe bubuk
3. Satu mentimun ukuran sedang, iris tipis
4. Satu lemon ukuran sedang, cincang dan iris tipis
5. 12 helai daun peppermint

Seperti yang Anda lihat, hampir semua bahan memiliki efek diuretik secara alami. Ini berarti, kelebihan cairan dalam tubuh Anda akan dikeluarkan melalui buang air kecil.

Perlu dicatat, Anda akan lebih sering ke toilet untuk buang air kecil.

Bagaimana cara menyiapkan Sassy Water? Berikut caranya:

1. Campur dan blender semua bahan dalam wadah
2. Masukkan ke dalam lemari es dalam semalam
3. Saring
4. Minum jus yang Anda buat, hindari air minum putih selama minum Sassy Water.

Minum jus ini setidaknya selama empat hari berturut-turut untuk melihat hasil. Setelah 4 hari, cobalah untuk mengukur pinggang Anda lagi dan Anda akan terkejut, berapa banyak lemak yang akan terbuang.

tambahan untuk life style :

https://andayana.wordpress.com/2015/04/03/14-hari-kulit-kinclong-dengan-collagen-concentrate/

WhatsApp jangan sampai di blokir hati-hati


whatsapp

Tidak hanya di Twitter atau Facebook saja, di WhatsApp pun akun pengguna bisa diblokir secara otomatis. Meskipun kebanyakan blokir hanya bersifat sementara, sebaiknya Anda mulai waspada.

Saat server WhatsApp memblokir sebuah akun, maka pengguna tidak akan bisa mengakses akun sama sekali. Yang bisa dilihat hanyalah notifikasi pemblokiran dan hitung mundur waktu pemblokiran.

Tentu hal itu akan sangat mengganggu aktivitas, terlebih saat ini WhatsApp bagi sebagian orang sudah dianggap pengganti SMS. Nah, bila Anda tidak ingin diblokir, jauhi lima hal berikut ini:

  1. Mengirim terlalu banyak pesan pada pengguna yang tidak terdaftar pada kontak. Oleh sebab itu, pastikan Anda sudah meminta seluruh daftar kontak Anda untuk meng-add nomor telepon Anda.
  2. Diblokir oleh banyak orang dalam kurun waktu yang singkat. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya pilih dulu komunitas atau grup chat yang ingin Anda masuki.
  3. Membuat grup chatting yang berisi orang-orang di luar daftar kontak.
  4. Mengirim pesan yang sama berulang ulang bagi banyak pengguna (broadcast).
  5. Melanggar aturan ‘Terms of Service’. Misalnya, mengirim iklan, spam, memajang status atau foto profil yang melanggar hukum, mengganggu pengguna lain.

Mengingat pemblokiran akun WhatsApp bisa berjam-jam, terkadang bisa mencapai 24 jam lebih, Anda harus lebih berhati-hati saat menggunakan akun WhatsApp.

Bahagia & Sukses dengan 5 Hukum Penciptaan


syekh

Hukum sebab-akibat (hukum penciptaan) merupakan hukum alam yang telah diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa untuk alam kehidupan ini. Bila diuraikan, hukum sebab-akibat dapat dirangkum menjadi 5 hukum alam yang saling berkaitan, yaitu :

1. Hukum Ketertarikan (Law of Attraction)

Sebagaimana telah diuraikan oleh Erbe Sentanu : Apa yang kita pikirkan dan rasakan (positif/negatif) akan menarik alam untuk mewujudkannya.

Bila kita merasa kekurangan (negatif), maka alam akan mewujudkan kekurangan tsb. Demikian juga sebaliknya, bila kita merasa kelebihan maka alam akan mewujudkan kelebihan tsb.

2. Hukum Menerima dan Memberi

Apa pun yang kita terima (positif maupun negatif), sebenarnya berasal dari apa yang telah kita berikan(positif maupun negatif).

Semua yang kita terima selama ini, merupakan hasil pemberian kita sebelumnya.

Kebaikan yang kita terima, karena kita telah memberi kebaikan pada alam (orang lain).

Ilmu yang kita fahami (terima), karena kita telah memberi ilmu ke alam ini (ke orang lain).

Jadi berusalah “memberi” kalau kita ingin “menerima”.

3. Hukum Kesesuaian (Law of Compliances)

Apa yang terjadi di luar kita, sebetulnya PENCERMINAN dari apa yang terjadi di dalam diri kita.

Dalam hidup ini kita akan berada dalam kondisi yang mencerminkan diri kita sendiri; kita akan dipertemukan dengan orang-orang yang mencerminkan diri kita sendiri.

Oleh karena itu, kita harus mampu mengubah (meningkatkan) diri kita menjadi lebih positif dari sebelumnya dan lihatlah perubahan besar yang akan terjadi dalam hidup kita.

4. Hukum Pengisian

Apa pun yang kosong di alam ini, akan diisi oleh alam.

Kosongkan (sedekahkan) hal2/barang2 yang sudah tidak terpakai lagi, maka alam akan mengisinya kembali dengan hal2/barang2 baru yang bermanfaat bagi kita.

5. Hukum Pertumbuhan

Apa pun yang kita kerjakan, semakin lama imbalannya kita terima, semakin besar imbalan tsb; karena akan ditumbuhkan oleh alam.

Oleh karena itu, jangan pernah lelah berusaha keras mewujudkan impian anda. Jangan pernah lelah memperbaiki/meningkatkan diri. Jangan pernah merasa sia-sia melakukan sesuatu yang benar dan baik.

Bila kita menyadari adanya ke 5 hukum tersebut, dan mampu menerapkannya secara positif, maka insyaAllah hidup kita akan dipenuhi dengan kesuksesan, sehat, sejahtera dan bahagia di dunia dan akherat.

Semua yang terjadi pada diri kita adalah yang terbaik, bila kita telah berusaha semaksimal mungkin; dan tentu saja bila kita mampu mensyukuri nikmat yang diberikan-Nya, serta ikhlas menerima semua yang terjadi (negatif maupun positif).

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 321 other followers